FK Unissula Supervisi ke RUMKIT TK. III Bhakti Wira Tamtama Semarang, Evaluasi Timkordik Menjadi Lebih Baik

SEMARANG-Kunjungan Supervisi Fakultas Kedokteran (FK) Unissula ke RUMKIT TK. III Bhakti Wira Tamtama Semarang yang dihadiri oleh Direktur Pendidikan RSISA dr Mohamad Arif, SpPD, Ketua Prodi Profesi Dokter (PSPD) Dr dr Suryani Yuliyanti, MKes dan Dosen Pembimbing Klinik FK Unissula serta Pembimbing Klinik dari RUMKIT TK. III Bhakti Wira Tamtama Semarang, Rabu (25/05/2022) lalu.

Dalam kesempatan ini dr Moh Andi Fatkhurokhman, SpTHT-KL selaku Kepala Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang menyampaikan RST sudah lama menjadi RS Pendidikan Satelit dari FK Unissula, evaluasi sistem pendidikan dan butuh masukkan dari FK Unissula untuk mendidik mahasiswa coas FK menjadi lebih baik. SDM dari RST banyak yang masih antusias dalam mendidik, organik pindah sana sini tapi tetap bisa membantu dalam pembelajaran timkordik di RST masih perlu ada perubahan struktur organisasi di instaldik, ungkapnya.

Direktur Pendidikan RSISA dr Mohamad Arif, SpPD mengatakan kita bisa berdiskusi agar coass yang ada disini bisa berjalan dengan baik. Dengan struktur yang baik supaya pembelajaran tidak terganggu. Diharapkan muncul diskusi apa yang menjadi kesulitan saat menerima peserta didik, mungkin dari sarana prasarana bisa didiskusikan dengan baik. Dan dari antar bagian bisa berdiskusi lebih spesifik. Ucapan terimakasih atas kerjasama dan bisa bermanfaat untuk Pendidikan, ungkapnya.

Kaprodi PSPD Dr dr Suryani Yuliyanti, MKes menambahkan dari evaluasi performance mahasiswa PSPD dengan data diambil 3 bulan terakhir untuk pencapaian paling rendah di bulan Januari dan Covid sedang tinggi sehingga hasil pembelajaran belum baik. Untuk nilai CBT sudah baik namun dari feedback mahasiswa masih perlu diberikan tambahan pembelajaran kompetensi, ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan diskusi antar bagian, Bagian Kulit, Mata, Anak, IPD, Obsgyn dan THT. Hasil diskusi Dirdik, Ketua Komkordik RSISA, Karumkit RST Semarang beserta Kordik dan Wakil Kordik membahas terkait tugas Timkordik. Dalam rapat terbatas ini juga membahas terkait dengan surat edaran (SE) dari Kemenkes bahwa RS yang memiliki Peserta Didik maka harus sudah terakreditasi, sebagai Rumah Sakit Pendidikan. Setelah dijelaskan terkait apa saja yang harus disiapkan untuk akreditasi tersebut. RSISA sebagai RS Pendidikan Utama siap membantu RS Jejaring untuk akreditasi rumah sakit pendidikan. Karumkit juga menjelaskan bahwa ada instruksi dari pusat agar RST Semarang tetap menajdi RS dengan Type C namun level kedinasannya naik dari level III ke level II. [hms]