BIOMEDIK

Program Pasca Sarjana S2 BIOMEDIK

Peningkatan usia harapan hidup dan penurunan angka kelahiran menyebabkan peningkatan jumlah populasi manusia usia lanjut (manula) di atas 65 tahun, bahkan diprediksi melebihi populasi anak-anak di bawah 15 tahun.Saat ini rerata usia manusia berkisar antara 75th – 78th, dan 10 th mendatang akan meningkat menjadi 80 th. Namun penambahan usia harapan hidup itu sering berlangsung dengan tidak memuaskan, bahkan mengalami penderitaan akibat berbagai penyakit degeneratif. Umumnya pengelolaan penyakit degeneratif sangat mahal, sehingga tabungan yang telah disiapkan ketika masih produktif tidak cukup untuk mengelola penyakit degeneratif pada saat tua. Berbagai data menunjukkan bahwa hidup di usia 70 th sering disertai dengan kelemahan fisik, mental, dan fungsi sosial. Bahkan menurut survey yang dilakukan oleh US National Health menunjukkan bahwa lebih dari 25 juta manula kehilangan daya tarik, menderita kelemahan fisik (disable), sehingga memerlukan bantuan untuk sekedar melakukan aktivitas hidup harian. Jumlah disable juga semakin meningkat sesuai dengan pertambahan usia. Kondisi manula demikian dapat menimbulkan masalah tenaga kerja, sosial politik, dan ekonomi. Hal ini disebabkan karena jumlah tenaga muda yang berjumlah lebih sedikit tetapi harus menopang jumlah manula disableyang jauh lebih banyak. Oleh karena itu mencegah, deteksi dini, dan pengelolaan usia lanjut menjadi sangat penting untuk dipelajari.

Setelah mencapai usia dewasa dalam hidup, manusia mengalami penurunan fungsi fisiologis secara gradual. Penurunan fungsi fisiologis yang dimaksud adalah penipisan kulit, penurunan kapasitas sintesis protein, densitas tulang, fungsi immun, kekuatan dan masa otot, sensitivitas organ sensoris, serta peningkatan akumulasi lemak. Kondisi tersebut, selain menghilangkan pesona, juga menjadi penyebab sebagian besar manula meninggal akibat komplikasi atherosclerosis, cancer, dimentia dan lain lain. Satu hal yang penting untuk diperhatikan bahwa, berbagai penyakit yang menimpa manula sering bersifat gradual dan biasanya ditandai oleh penurunan vitalitas dan potensi seksual,sehingga menimbulkan berbagai gejala seperti menopause pada wanita dan andropuse pada pria yang dapat diperbaiki. Pemahaman terhadap biologi penuaan merupakan strategi dasar untuk memperbaiki kualitas hidup manula secara tepat. Konsep ini kemudian dikenal dengan “Penuaan sukses”. Konsep penuaan sukses adalah kesempatan manula untuk tetap cantik, ganteng, menarik, dan tetap mampu aktif serta produktive meskipun usia kronologis bertambah. Kata kunci dalam konsep penuaan sukses adalah “prevent the preventeble and delay the inevitable”.

            Fakultas Kedokteran UNISSULA yang telah berdiri sejak th 1963, telah meluluskan lebih dari 3000 dokter dan telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional, mempunyai perhatian besar terhadap penerapan konsep penuaan sukses. Berdasarkan surat keputusan Menteri Pendidikan330/E/Q/2012, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung diberi kepercayaan dan kewenangan untuk mendidik para dokter dan sarjana kesehatan lain yang mempunyai peminatan terhadap bidang penuaan (aging) pada strata magister (S2) dengan kekhususan “Human Health and Aging Sciences”. Program studi (Prodi) ini adalah yang pertama di Indonesia dan mempunyai karakteristik berbeda dibanding dengan program studi biomedis lain yang telah ada. Prodi ini khusus mempelajari dan mengembangkan berbagai materi ilmu kedokteran dan kesehatan yang berhubungan dengan biologi penuaan, pencegahan, olahraga, nutrisi, deteksi dini, hormone replacement therapy, dan berbagai ilmu penuaan lain yang relevan yang sedang berkembang seperti stem cell therapy. Oleh karena itu lulusan yang diharapkan dari Prodi ini adalah seorang magister biomedis yang mampu merekontruksi (mengembangkan) dan mengaplikasikan ilmu biomedis dengan kekhususan “Human Health and Aging Sciences” dalam konsep penuaan sukses.

            Kami berharap para mahasiswa PRODI S2 MAGISTER BIOMEDIS dengan kekhususan Human Health and Aging Sciences dapat mengenal lebih jauh tentang prodi ini melalui BUKU PEDOMAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI BIOMEDIK (S2).